Ratusan Hektar Tanaman Padi Terkena Puso Diusulkan Dapat Dana Stimulant
Mataram (Global FM Lombok)-
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) NTB akan mengusulkan dana stimulant (perangsang) bagi para petani di kabupaten Dompu, Bima dan Sumbawa yang tanaman padinya terkena puso ke pemerintah pusat. Dana stimulant perlu diberikan kepada para petani agar tidak merugi dan tidak kapok lagi menanam padi. Pemberian dana stimulant bagi para petani merupakan program nasional dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menyukseskan program swasembada beras.
“ NTB merupakan provinsi yang terkena dampak puso paling minim di Indonesia. Kami hanya menerima laporan dari pulau Sumbawa dan pulau Lombok, belum ada,” kata Kadistan TPH NTB, H. Abdul Maad, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Jum’at (9/9).
Maad menyebutkan, pemerintah pusat memberikan dana stimulant sebesar Rp 3,7 juta per hektar untuk para petani. Tentu saja, penerima dana stimulant harus memenuhi beberapa persyaratan yang ada, seperti pada sudah berusia 1 bulan ke atas, padi sudah dipupuk 2 kali dan lainnya. Hal itu sesuai dengan Inpres No. 5 tahun 2011 tentang Bantuan Penanggulangan Padi Puso. Dengan dana tersebut diharapkan, para petani akan menanam ulang padi, sehingga pendapatan petani tidak terganggu.
Tanaman padi yang terkena puso di pulau Lombok, tegas Maad, belum ditemukan. Jika ada, maka para petani dapat melaporkan ke Distan kabupaten/kota masing-masing agar dapat ditindaklanjuti. Dari hasil pantauan ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Lombok Barat (Lobar) juga belum ada laporan tanaman padi yang gagal panen, karena iklim. Tapi, laporan lahan kering memang ditemukan.
Dalam hal ini, Distan TPH menekankan dan menyarankan kepada para petani untuk tidak menanam padi saat musim kemarau atau disaat lahan kering. Tetapi, menanam tanaman palawija, sehingga petani tidak mengalami kerugian. (ozi)

Comments
Post new comment