Skip to Content

Rekap Penerimaan Bahan Bakar Di SPBU Diserahkan Ke Dispenda

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Agar Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) NTB mempunyai data pembanding terkait dengan jumlah penerimaan bahan bakar yang berasal dari Pertamina, setiap SPBU diharapkan bisa menyerahkan satu rekapan data kepada Dispenda. Hal itu menjadi salah satu solusi agar Dispenda mempunyai pijakan data guna mengetahui jumlah pajak Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang bisa dihasilkan dari penggunaan bahan bakar.

 
“ Awalnya pihak Dispenda meminta agar setiap SPBU menyerahkan Data Dperasional (DO) agar SKPD tersebut mengetahui berapa jumlah dan harga BBM tersebut. Namun mengingat format penyerahan DO dinilai tidak hemat dalam penyediaan data karena jumlahnya sangat banyak, maka penyerahan data dalam bentuk rekap DO dipandang bisa memenuhi kebutuhan,” kata Ketua Komisi II DPRD NTB H.M Husni Djibril kepada Global FM Lombok di Mataram Rabu (26/10).  
 
Menurut Husni Djibril, DO yang dimiliki setiap SPBU juga selama ini diserahkan kepada beberapa SKPD terkait seperti Dinas Pertambangan dan Energi serta Dinas Dinas Perindustrian Perdagangan di tingkat Kabupaten Kota. Akan tetapi jika DO dari SPBU untuk pemerintah Kabupaten Kota belum diserahkan, maka akan dicari format lain untuk dijadikan data pembanding dalam rangka penerimaan pajak PBBKB.
 
Menurutnya, komisi II akan menindaklanjuti hasil temuan BPK RI yang menyatakan, pajak yang berasal dari PBBKB yang dikelola Dispenda NTB tidak memadai serta tidak diyakini kebenarannya. Data pendapatan dari PBBKB Pemprov NTB tidak dapat ditelusuri kebenarannya. Dalam laporannya, BPK juga menemukan tunggakan pendapatan retribusi daerah Provinsi NTB tahun anggaran 2010 sebesar Rp5,65 miliar dan tahun anggaran 2011 (sampai 30 Juni) sebesar Rp913,37 juta, yang mengakibatkan potensi penerimaan daerah dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun anggaran 2010 tertunda sebesar Rp5,12 miliar. 
 
Husni Djibril menegaskan, Gubernur NTB agar bisa melaksanakan koordinasi dengan Dispenda NTB guna mencari data pembanding di setiap SPBU terkait dengan penerimaan bahan bakar, baik jumlah dan harganya. Dengan pola itu, pemerintah provinsi akan mengetahui jumlah pasti penerimaan pajak PBBKB yang berasal dari Pertamina. Pihaknya juga akan melaksanakan kunjungan kerja ke dalam daerah guna memastikan mekanisme pelaporan penerimaan bahan bakar yang berasal dari  Pertamina agar bisa diketahui dengan jelas oleh pemerintah daerah.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.