Skip to Content

Staf Ahli Mestinya Sudah Direkrut

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Untuk membantu tugas dan fungsi anggota dewan, keberadaan staf ahli memang sangat dibutuhkan. Dalam PP No 16/2010 Tentang Pedoman Penyusunan Tatib serta didalam Tatib DPRD NTB telah diatur soal perekrutan staf ahli yang ditempatkan di sejumlah alat kelengkapan dewan seperti fraksi maupun komisi. Staf ahli yang permanen bisa direkrut sesuai dengan kebutuhan anggota dewan.

 
” Dalam PP tersebut hanya diatur soal rekruitmen staf ahli untuk fraksi dan komisi, bukan ditujukan kepada setiap anggota dewan. Jumlah staf ahli untuk tahap awal memang masih terbatas karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. ” ungkap Wakil ketua DPRD NTB Suryadi Jaya Purnama ST kepada Global FM Lombok di Mataram Rabu (7/7).
 
Ia mengakui bahwa pengangkatan para pembantu tugas anggota dewan itu belum dilakukan hingga saat ini, padahal anggarannya sudah disediakan sejak bulan Januari 2010. Semua mekanisme perekrutan akan diserahkan kepada badan DPRD yang membutuhkan. Secara teknis, staf ahli yang direkrut disetiap fraksi dan komisi sebanyak satu orang staf ahli permanen, serta satu orang non permenen. Artinya yang non permanen akan bekerja sesuai dengan kebutuhan seperti dalam pembahasan raperda atau pembahasan pansus yang membutuhkan bidang khusus.
 
Sebelumnya, anggota komisi I DPRD NTB Drs. Abdul Hafid megatakan dalam keadaan tertentu anggota dewan sangat membutuhkan staf ahli yang bisa membantu mereka dalam menyediakan data-data serta literatur yang dibutuhkan. Tidak jarang tugas-tugas anggota dewan menjadi kurang maksimal ketika tidak dibantu oleh staf ahli. Sebab menurutnya banyak agenda yang harus diselesaikan oleh dewan seperti masalah partai politiknya, tugas harian di kantor dewan serta masalah yang berhubungan dengan konstituennya. 
 
Sementara H Bustam menghendaki agar diberikan tiga orang staf ahli baik di fraksi maupun di komisi yang disesuaikan dengan keahlian masing-masing staf dalam membantu tiga fungsi utama dewan yakni fungsi legislasi, fungsi penganggaran serta fungsi pengawasan. (ris)
 
 

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.