Tagihan Rekening PJU di Mataram Capai Rp 680 juta
Mataram (Global FM Lombok)-
Upaya Dinas Pertamanan Kota Mataram, mengganti lampu penerangan jalan umum atau PJU dengan daya yang lebih kecil, rupanya belum mampu menekan pembayaran tagihan listrik. Buktinya, pada bulan lalu total tagihan rekening listrik PJU mencapai Rp 680 juta. Tetapi, tagihan PJU itu terlihat turun dibanding tahun lalu yang menembus Rp 700 juta per bulan
“ Masih tingginya tagihan listrik PJU lebih dikarenakan penggantian lampu yang dilakukan Dinas Pertamanan, baru didua titik yakni jalan Udayana dan Langko. Sehingga, belum begitu signifikan menekan tagihan listrik PJU,” kata Kepala Bidang PJU di Dinas Pertamanan Kota Mataram, H. Bahtiar Kepada Global FM via ponselnya Sabtu (1/10).
Bahtiar mengungkapkan jumlah titik lampu PJU yang tersebar diseluruh jalan di kota ini mencapai 4.800 titik. Jumlah ini, belum lagi lampu PJU yang dipasang secara swadaya oleh warga kota ini dan belum terdata di Dinas Pertamanan. Menurutnya, dalam program penggantian lampu PJU yang lebih hemat daya listrik, baru bisa mengganti di 62 titik.
Bahkan, dengan menurunkan daya lampu PJU dari 220 watt ke 100 watt, pihaknya bisa menambah titik lampu PJU baru. Seperti yang sudah dipasangkan di jalan Langko dan Udayana. Bahtiar menuturkan, penurunan daya lampu PJU mampu menghemat daya sebesar 38 persen.
Ditambahkannya, program penggantian lampu PJU ke daya yang lebih rendah akan terus dilakukan, diseluruh wilayah Kota Mataram secara sporadis. Tetapi, karena keterbatasan anggaran, pihaknya baru bisa mengganti lampu PJU di dua jalan utama kota ini. Bahtiar pun memprediksi, jika seluruh lampu PJU telah diganti dengan yang hemat daya, maka bisa dipastikan tagihan rekening listrik akan turun drastis. (ady)

Comments
Post new comment