Skip to Content

Tanah Bersertifikasi di NTB Hanya 30 Persen

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Badan Pertanahan Nasional (BPN) NTB mencatat hanya 500 ribu atau 30 persen dari sekitar 1.4 juta bidang tanah yang sudah memiliki sertifikat tanah. Dari 500 ribu sertifikat itu, ditemukan sekitar 10 bidang tanah yang memiliki sertifkat ganda. Adanya sertifikat ganda itu terjadi di hampir seluruh Indonesia, khususnya di daerah pariwisata dan daerah maju serta berekembang. Sertifikat tanah yang ganda menjadi persoalan yang dianggap urgen bagi BPN, karena terjadi tumpang tindih kepemilikian dan sangat beresiko.
 
” Dalam hal ini, diperlukan peta tanah di NTB, agar dapat meminimalisir pengeluaran sertifikat tanah ganda. ” jelas Kepala BPN NTB, Gusmin Tuarita, SH, MH, kepada Reporter Global FM Lombok, di ruang kerjanya, Jum’at (29/1).
 
Gusmin menyebutkan, terjadinya sertifikat ganda disebabkan faktor internal dan eksternal. Faktor internal, berasal dari BPN sendiri, karena adanya kelemahan Sumber Daya Manusia (SDM), sistem pendataan tanah dan tidak adanya peta tanah di NTB. Padahal, dalam undang – undang pertanahan disebutkan, setiap bidang tanah harus sudah terdaftar siapa pemilik tanah dan memiliki peta tanah. Faktor eksternal, berasal dari masyarakat sendiri.
 
Masyarakat yang akan melakukan peralihan hak atas tanah lanjut Gusmin, terkadang menjual sebidang tanahnya kepada lebih dari satu orang pembeli. Hal itu biasanya terjadi akibat tanah yang tidak dimanfaatkan atau terlantar. Jika terjadi indikasi adanya sertifkat tanah ganda, maka harus jelas siapa yang punya. Pemilik harus bisa menunjukkan data yang valid ke BPN dan tidak boleh ada data yang diambil dari sepihak.
 
BPN akan bertindak sesuai dengan mekanisme dan administrasi yang ada, karena masalah sertifikat adalah masalah perdata. Munculnya sertifkat tanah ganda, akan diputuskan dalam sebuah pengadilan bukan dari BPN. Dimana, masing – masing pihak yang mengaku memiliki tanah harus menyerahkan bukti pemilikan tanah dengan valid. (ozi)      

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.