Skip to Content

Taxi Bandara Diminta Berbenah dan Introspeksi Diri

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Buntut aksi dan menginap ratusan sopir taxi bandara di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB, mendapat respon dari masyarakat, khususnya penumpang. Management dan para sopir taxi bandara diminta untuk berbenah dan melakukan introspeksi diri dalam memberikan pelayanan kepada para penumpang. Penumpang menilai oknum sopir taxi banyak “bermain” saat mengantar penumpang.

 
“ Saya kapok menggunakan taxi bandara, karena beberapa orang sopirnya tidak jujur dan terkadang meminta tambahan biaya. Sudah mahal, ada tambahan biaya lagi. Wajar lah kalau para penumpang lebih memilih menggunakan bus Damri yang lebih murah biayanya dan tidak “nakal”. Kalau pakai mobil travel juga sudah jelas pelayanannya,” ungkap salah seorang masyarakat yang sering menggunakan jasa taxi bandara, Didin Mulyadi, kepada Reporter Global FM Lombok, Jum’at (27/1).
 
Didin mengungkapkan, dirinya beberapa kali complaint dengan oknum sopir taxi bandara, karena kerap kali meminta tambahan biaya yang besarnya terkadang lebih tinggi dari harga normalnya. Ia mencontohkan, saat akan pulang ke Ampenan, sopir taxi hanya bisa mengantar hingga di kantor Gubernur NTB. Artinya, jika penumpang ingin melanjutkan perjalanan ke Ampenan, maka harus membayar biaya tambahan lagi. Padahal, di counter taxi BIL, penumpang sudah membayar sesuai dengan tariff yang ditetapkan.
 
Kasus seperti itu lanjut Didin, ternyata tidak dialami sendiri, tetapi dialami penumpang lainnya, seperti Sri Utari. Ibu asal Jakarta ini mengaku seolah-olah ditipu oknum sopir taxi bandara yang mengantarnya ke salah satu hotel tempatnya akan menginap. Betapa tidak, ia harus mengeluarkan biaya tambahan Rp 50 ribu. Padahal, di counter taxi telah dibayar tariff normalnya Rp 95 ribu. Ia tidak menggunakan transportasi hotel dan mobil travel, karena sudah sering datang ke Lombok.    
 
Baik Didi dan Sri berharap agar pihak management taxi, khususnya bagi para sopir taxi dapat berbenah dan mengintrospeksi diri dalam memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi penumpangnya. Jika masalah itu tidak segera ditanggapi, maka dikhawatirkan, para penumpang tidak akan mau lagi menggunakan taxi bandara. Bahkan, meminta agar bus Damri dihentikan dinilai sesuatu yang berlebihan hanya untuk kepentingan kelompok semata, tanpa memperhatikan keinginan penumpang. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Fraksi PKS Nilai Poros Tengah Bisa Jadi Kawan dan Lawan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Fraksi PKS DPRD NTB menilai munculnya wacana pembentukan poros tengah oleh tiga fraksi seperti fraksi PBB, PPP dan fraksi Gerakan Indonesia sebagai sebuah hak politik. Poros tengah yang berencana akan menggalang kekuatan menjelang pilgub tahun 2013 mendatang bisa menjadi kawan atau lawan politik bagi partai lain terutama jika Gubernur dipilih oleh DPRD.

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.