Skip to Content

Terbelit Utang, Oknum Anggota DPRD Kota Mataram Dilaporkan ke BK

Habis sudah kesabaran I Gede Wenten, terhadap kelakuan oknum anggota DPRD Kota Mataram berinisial MTR. Dimana pada tanggal 29 Maret lalu, Wenten melaporkan oknum MTR ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Mataram, karena telah melakukan kebohongan publik. Laporan ini, merupakan buntut dari masalah pinjaman uang senilai Rp 6 juta yang terjadi pada 11 Agustus 2010.

 
 “Dalam akad peminjaman telah disepakati bahwa dia (MTR-red) berjanji  akan mengembalikan uang paling lambat dua bulan. Tetapi, sampai saat ini tidak ada itikad dari dia untuk mengembalikan uang pinjaman itu” Tukas Wenten kepada wartawan dikediamannya Jumat(15/04)
 
Wenten menerangkan, upaya penagihan secara kekeluargaan sudah dilakukan, baik mendatangi langsung rumah maupun komunikasi dengan oknum tersebut. Bahkan pada bulan Desember lalu, MTR menjanjikan akan melunasi hutangnya. Tetapi, janji anggota Dewan dari Fraksi Gerindra itu bohong belaka. Terakhir pertengahan Maret lalu dijanjikan lagi untuk melunasi, tetapi sampai sekarang nihil.
 
Akhirnya, mantan anggota DPRD Kota Mataram ini melaporkan tingkah oknum anggota Dewan kota ini ke BK setempat. Langkah tersebut dipilihnya, setelah ketua fraksi yang menaungi MTR lepas tangan menjembatani kasus pinjaman uang anggotanya. Wenten menduga, masih ada korban lain yang merasa dibohongi MTR. Mengingat, saat dirinya mendatangi rumah yang bersangkutan beberapa waktu lalu, ada juga orang yang mau menagih utang anggota komisi I tersebut.
 
Wenten menuturkan, pihaknya belum mau melaporkan ke polisi terkait masalah ini. Karena ingin ditempuh lewat jalur politik. Bahkan, Ia mengancam akan membawa kasus utang ini ke DPD dan DPP Partai Gerindra, kalau tidak segera ditanggapi MTR. Politisi gaek ini pun meminta BK, agar segera memproses pengaduan yang telah dibuatnya. Karena paska pelaporan, belum ada langkah nyata dari BK.
 
Sementara itu, Ketua BK DPRD Kota Mataram H. Husni Thamrin membenarkan adanya laporan dari mantan anggota DPRD yang mengadukan kasus utang. Pihaknya, langsung menindak lanjuti dengan memanggil MTR beberapa hari lalu. Dalam pertemuan dengan MTR, BK memberikan deadline selama dua minggu kepada yang bersangkutan, untuk menyelesaikan utangnya pada Wenten. Kalau tidak, ungkapnya, BK akan mempertemukan kedua pihak guna menyelesaikan secara kekeluargaan. ( ady )

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.