Skip to Content

Terkendala Dukungan Dana, Raperda Inisitif Nihil

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Raperda prakarsa atau inisiatif dewan selama tahun 2011 tidak mampu melaju ke tingkat pembahasan karena beberapa kendala. Salah satu kendala yang cukup mencolok adalah minimnya dana pembahasan Raperda inisiatif tersebut. Padahal jika mengacu pada PP 16/2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD, sudah jelas bahwa tahapan pembahsan raperda harus melalui mekanisme yang sebenarnya.

 
“ Selama tahun 2011 sedianya sebanyak enam Raperda inisiatif akan akan dibahas. Namun sayangnya semua Raperda batal dibahas karena terbentur anggaran yang minim,” kata anggota Badan Legislasi (Baleg) DPRD NTB H Rumaksi SJ kepada Global FM Lombok di Mataram Kamis (17/11)
 
Ia encontohkan, Baleg tidak mampu membayar kegiatan naskah akademis, konsulati public terhadap draf Raperda karena pihak eksekutif hanya menyediakan dana sekitar 20 ribu untuk satu orang. Anggaran itu tidak logis karena tidak mungkin akan membayar satu orang masyarakat yang berasal dari pulau Lombok atau Sumbawa dengan nilai Rp20 ribu dalam rangka konsultasi public.
 
Rumaksi mengatakan, untuk mengoptimalkan sebuah Raperda dibutuhkan dukungan anggaran sebesar Rp140 juta. Namun anggaran itu sepertinya belum bisa terealisasi karena Tata Tertib (Tatib) di DPRD NTB masih mengacu pada PP yang lama, bukan PP No 16/2010. Karena itu ia mengharapkan agar Tatib dewan segera dilakukan revisi seperti yang sudah dilakukan oleh lembaga legislative didaerah lain di Indonesia.
 
Anggota dewan yang duduk di komisi I DPRD NTB ini mengatakan, format penyusunan Raperda sudah berbeda. Jika sebelumnya, pembahasan Raperda cukup gampang karena alur yang harus dilalui tidak banyak, namun berdasarkan UU 12/2011 tentang Tata Cara Pembentukan Perundang-Undangan yang menggantikan UU No 10/2004, tata cara penyusunan Raperda   lebih kompleks dan sesuai dengan kebutuhan dan kehendak masyarakat.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.