Tidak Semua WB Mendapat KUM
Mataram (Global FM Lombok) –
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, Drs. H. Imhal, menyebutkan, dari 108 ribu orang warga belajar (WB) Keaksaraan Fungsional (KF) yang telah dibelajarkan tahun 2009 ini, tidak semua mendapatkan dana Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM). Sebab, tahun 2010 ini, warga belajar yang berkesempatan mendapatkan dana KUM hanya sebanyak 2.500 orang. Disediakan dana KUM sebesar Rp 1,2 milyar untuk warga belajar di seluruh Kabupaten/Kota se – NTB.
” Apabila tidak ada aral melintang, program KUM itu akan mulai dilaksanakan pada bulan Mei 2010 mendatang. Kemungkinan KUM akan dilauching pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). ” kata Drs. H. M. Imhal, kepada Reporter Global FM Lombok, di ruang kerjanya, Jum’at (22/1).
Imhal mengungkapkan, dana KUM sangat terbatas, karena sesuai dengan kemampuan daerah. Warga belajar yang mendapatkan KUM melalui pengusulan di tingkat Kabupaten/Kota sesuai dengan keterampilan yang dimiliki. Tujuannya, tidak lain untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada warga belajar yang lain, kendati belum semua warga belajar yang mendapatkan dana KUM. Selain itu, warga belajar dapat mempratekkan ilmu yang dibelajarkan saat mengikuti program KF dan dapat mensejahterakan keluarganya.
Seperti diketahui, jumlah warga belajar yang masih buta aksara di NTB mencapai 406.693 orang. Pada tahun 2009 lalu, telah dibelajarkan sebanyak 108 ribu orang dan akan dilanjutkan pada tahun 2010 ini. Bagi warga belajar yang sudah selesai mengikuti pembelajaran KF diberikan Surat Tanda Selesai Belajar (STSB) dari lembaga penyelenggara.
Selanjutnya, pihak Dikpora NTB akan memberikan Surat Tanda Melek Huruf (Sukma) bagi mereka yang dinyatakan lulus. Warga belajar yang lulus akan dibelajarkan pada tahap pembinaan dan diberikan dana KUM. Sementara, bagi warga belajar yang dinyatakan tidak lulus KF tingkat dasar, maka akan dibelajarkan kembali dari awal. (ozi)

Comments
Post new comment