Tingkat Kehadiran Peserta UNPK Paket C Masih Rendah
Mataram (Global FM Lombok) –
Kepala Seksi (Kasi) Kesetaraan Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram, M. Ridwan, menyebutkan, jumlah peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) paket C setera SMA sederajat sebanyak 577 orang, terbagi 261 orang dari Cakra dan 316 dari Ampenan. Selain itu, ikut juga 66 orang siswa yang gagal Ujian Nasional (UN) SMA/MA/MK tahun 2010.
” Pelaksanaan UNPK paket C berlangsung selama 4 hari dari Selasa (22/6) hingga Jum’at (25/6) difokuskan di 3 buah SD dan 2 SMA di Ampenan. ” sebut M. Ridwan, kepada Reporter Global FM Lombok, disela memantau pelaksanaan UNPK Paket C di SDN 13 Ampenan Mataram, Selasa (22/6).
Ridwan menambahkan, terdapat 10 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang menjadi penyelenggara pada UNPK Paket C tahun ini. Peserta jurusan IPS akan menjawab 7 mata pelajaran yang di –UNPK-kan, yakni Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Sosiologi, Geografi, Bahasa Indonesia, Ekonomi dan Matematika. Peserta jurusan IPA juga akan diujikan 7 mata pelajaran, bedanya pada Biologi, Kimia dan Fisika. Peserta paket C kejuruan hanya diujikan 4 mata pelajaran, yakni Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Matematika.
Ketua PKBM Al Ikhlas Sayang – Sayang Cakranegara, Ahmad Yani, mengungkapkan, jumlah anak didiknya yang mengikuti ujian sebanyak 126 orang dan yang tidak hadir 18 orang. Mereka telah menempuh pendidikan selama 3 tahun yang jadwalnya diatur sesuai dengan kesepakatan. Jumlah peserta didik tahun ini berkurang dari tahun sebelumnya yang mencapai diatas 200-an orang.
Ketua PKBM Pandawa Cakranegara, Ni Nyoman Ely Setiawati, menambahkan, jumlah peserta didiknya sebanyak 87 orang dan yang hadir 78 orang. Peserta didik yang tidak hadir telah berkali – kali diberitahu untuk mengikuti ujian, tapi hingga hari H, mereka tidak kunjung datang.
Ketua PKBM Al Hidayah Tanjung Karang Ampenan, Samahuddin, menyebutkan jumlah peserta sebanyak 78 orang dan yang tidak mengikuti 38 orang atau hampir 40 persen. Dari peserta tersebut ada juga yang ditulis double, sehingga jumlah pesertanya bertambah. Mereka telah dibekali selama 3 bulan sebelum pelaksanaan UNPK paket C. Para peserta didik juga telah bersekolah selama 3 tahun dengan penuh tantangan. Betapa tidak, dana penyelenggaraan Paket C berasal dari swadaya masyarakat. Mereka berasal dari kalangan pembantu, guru honor TK dan SD, Nelayah, Buruh dan pengangguran. (ozi)

Comments
Post new comment