Skip to Content

Tunjangan Perumahan DPRD NTB Diusulkan Naik Jadi 12 Juta Per Bulan

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Seolah tidak ingin kalah dengan tunjangan perumahan yang diterima anggota DPRD di beberapa provinsi lainnya di Indonesia, anggota DPRD NTB pada pembahasan anggaran 2012 ini mengusulkan kenaikan tunjangan perumahan mereka menjadi Rp 12 juta per bulan. Usulan kenaikan tunjangan perumahan ini naik hampir tiga kali lipat dari tahun 2011, dimana mereka menerima anggaran sebesar Rp 4,5 juta per bulan.

Anggota badan anggaran (banggar) DPRD NTB H.M Husni Djibril kepada Global FM Lombok di Mataram Senin (05/12) menjelaskan, anggota dewan hanya memberikan usulan, namun pihak eksekutif yang memutuskan. Usulan kenaikan tunjangan ini akan melalui proses kajian yang dilakukan oleh tim independent, apakah kenaikan itu sudah layak atau tidak. 
 
Husni mengatakan, tunjangan perumahan yang diterima oleh seluruh anggota DPRD NTB dinilai paling kecil dari seluruh Provinsi di Indonesia. Di provinsi lain, rata-rata anggaran tunjangan perumahan mencapai Rp10 miliar pertahun, sementara anggota legislative provinsi NTB diklaim masih kurang dari angka itu.
 
Pihaknya tidak ingin dikatakan tidak respon terhadap kondisi masyarakat, karena usulan kenaikan ini akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta melalui proses kajian tim independent. Ia berpendapat, jumlah tunjangan perumahan tidak memiliki patokan, namun akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
 
Sebelumnya, DPRD NTB ramai dosorot karena telah menelantarkan 40 unit rumah dinas yang dibangun oleh Pemprov NTB. Perumahan mewah yang dibangun dengan dana miliaran rupiah tersebut kini mubazir. Hanya sepuluh rumah yang telah dimanfaatkan mejadi ruang fraksi DPRD.
 
Selain itu, beberapa bulan yang lalu para wakil rakyat itu kembali dikritik karena menuntut tambahan fasilitas berupa laptop canggih sebagai penunjang kegiatannya. Saat ini, ke 55 anggota dewan itu sudah menerima masing-masing satu unit Macbook. Nyatanya gadget canggih keluaran perusahaan Apple.Inc itu tak banyak dimanfaatkan oleh anggota dewan provinsi NTB.(ris)-

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.