Skip to Content

Usulan Pemekaran Daerah Di NTB Belum Miliki Progress

 Mataram (Global FM Lombok)- 
 
Usulan sejumlah pemekaran daerah di NTB sejauh ini belum memiliki progress atau kemajuan yang berarti. Bola usulan pemekaran itu sudah berada dipemerintah pusat, namun sayangnya moratorium atau penghentian sementara pemekaran daerah masih diberlakukan. Kalangan legislastif di NTB juga terlihat tidak terlalu bersemangat mengurus pemekaran daerah ini karena agenda politik seperti Pilkada akan segera diselenggarakan. 

" Regulasi untuk usulan pemekaran daerah sudah diatur, namun diperlukan kemauan politik dari DPR dan pemerintah pusat. Pemerintah daerah sudah memenuhi aspirasi masyarakat dengan memberikan rekomendasi untuk usulan pemekaran daerah, sehingga keputusan sudah berada di pemerintah pusat," kata anggota komisi I DPRD NTB H Moh Amin kepada Global FM Lombok di Mataram Jumat (3/2).
 
Pihaknya belum bisa memperkirakan kapan semua usulan pemekaran wilayah di NTB akan ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat. Meskipun dari semua persyaratan telah dipenuhi seperti syarat  luas wilayah dan potensi sumber daya alam dan beberapa pengkajian sudah dilakukan, namun sejauh ini belum ada progress. Kemungkinan semua usulan pemekaran daerah akan ditindaklanjuti setelah pilkada NTB tahun 2013 atau pemilu legislatif serta pilpres tahun 2014 mendatang. 
 
Renacana pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS), pembentukan Kota Samawa Rea serta Kabupaten Lombok Selatan merupakan sebuah kebutuhan masyarakat. Amin memandang, pemekaran daerah hanya  persoalan waktu, cepat atau lambat semua usulan masyarakat NTB akan direspon oleh pemerintah pusat asalkan sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
 
Sebelumnya, pada November 2011 lalu sejumlah anggota panitia kerja pemekaran Komisi II DPR RI menegaskan bahwa dari 17 daerah pemekaran yang masuk dalam prioritas pembahasan di DPR RI, tak satu pun ada pengajuan dari NTB. Ke 17 daerah pemekaran yang ada di tangan Panja saat itu adalah pengajuan yang telah mencuat sebelum presiden menyatakan moratorium 2009 silam.(ris)
 
 

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.