Skip to Content

Usung Calon Pada Pilgub 2013, Parpol Tunggu UU Pemilukada

Jakarta (Global FM Lombok)
 
Rancangan Undang-Undang (RRU) Pemilukada masih digodok di DPR RI, RUU ini yang akan mengatur mekanisme baru pemilihan Gubernur apakah akan tetap melalui pemilihan lansung atau akan dipilih oleh DPRD. Selain itu dalam draf RUU yang disusun oleh pemerintah pusat, wakil Gubernur diusulkan berasal dari kalangan birokrasi atau PNS, sehingga parpol harus menunggu kejelasan UU Pemilu sebelum menentukan sikap politik pada Pilgub NTB 2013.

 
Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi I DPRD NTB H Rumaksi SJ kepada Global FM Lombok disela kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) di Departemen Dalam Negeri Senin (12/12) pagi. Rumaksi menjelaskan, RUU itu belum mempunyai kejelasan sehingga parpol pengusung calon Gubernur atau wakil Gubernur masih belum bisa menetukan keputusan politik. Ia mempertanyakan rencana wakil Gubernur yang berasal dari kalangan PNS, pasalnya usulan itu akan merugikan kalangan parpol karena proses kaderisasi menjadi terpangkas.
 
Rumaksi dalam kapasitasnya sebagai wakil ketua DPD Partai Hanura NTB menerangkan, pihaknya akan turut serta meramaikan Pilgub 3013 mendatang setelah melalui beberapa proses politik seperti penjaringan calon serta rurvei. Namun pihaknya berencana akan mengusung calon yang berasal dari kalangan kader partai, namun lagi-lagi jika kursi wakil Gubernur yang akan dibidik masih terkendala draf RUU Pemilu tersebut.” RUU ini yang kita akan tunggu, sehingga kita tidak serta merta mendahui itu semua dengan mengusung calon gubernur atau wakil gubernur. Karena kalau kita maju, maju betul bukan hanya sekedar penggembira.” Ujar Rumaksi.
 
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kunjungan Badan Legislasi (Baleg) DPRD NTB ke DPR RI awal Desember lalu diketahui bahwa RUU Pemilukada baru akan diusulkan masuk pada program legislasi nasional (Prolegnas), namun jika RUU itu dinilai prioritas maka draf regulasi itu bisa dibahas lebih awal. Yang jelas, beberapa klausul yang diusulkan oleh Mendagri dalam RUU Pemilukada banyak menuai pro kontra serta tarik ulur di parlemen karena dinilai merugikan parpol.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.