Skip to Content

Warga Diminta Hentikan Pembangunan di Bantaran Kali

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Maraknya pembangunan disepanjang bantaran kali dan sungai di Kota Mataram, semakin membuat Pemkot Mataram kesal. Karena, pembangunan pemukiman warga disepanjang kali dan sungai, akan mengancam keselamatan warga tersebut. Selain itu, pembangunan rumah atau bangunan sejenis di bantaran sungai dan kali, melanggar UU nomor 26 tahun 2007.
 
” Dimana, dalam UU tersebut disebutkan bahwa jarak bangunan rumah dengan kali dan sungai, minimal berjarak 15 meter dari roi sungai. Kami tidak bisa berbuat banyak atas pelanggaran pembangunan rumah dibantaran kali dan sungai. ” Kepala Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Mataram, H. Supardi pada wartawan diruangnya jumat (22/1).
 
Supardi mengaku, kebanyakan rumah yang terbangun disepanjang kali dan sungai, merupakan rumah yang telah dibangun sejak puluhan tahun silam atau sebelum UU tersebut berlaku. Sehingga, pihaknya tak bisa membongkar paksa pemukiman warga yang demikian. Terkecuali, ada pembangunan rumah baru di bantaran kali dan sungai, tentu sesegera mungkin dilarang. Kalaupun Pemkot Mataram akan membongkar pemukiman warga yang ada disepanjang kali dan sungai, tentu harus disiapkan kompensasi pada warga agar bisa dipindahkan ke lokasi lain.
 
Lebih lanjut Supardi menerangkan, pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram untuk memasang secara utuh, isi dari UU 26 tahun 2007 yang melarang keras pembangunan di bantaran sungai dan kali. Tidak hanya itu, aturan sangsi yang akan dikenakan pada warga bila masih melanggar UU tersebut, juga terpampang di plang yang dipasang dihampir setiap titik kali dan sungai. Dengan harapan, masyarakat di kota maju dan religius ini bisa mengindahkan peraturan tersebut. (ady)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.