Zaini : Dana Aspirasi, Harus Libatkan Kota Mataram
Mataram (Global FM Lombok) –
Beberapa hari terakhir, muncul kabar di media lokal bahwa DPRD Propinsi NTB memiliki dana aspirasi mencapai Rp 55 milyar. Ini artinya, setiap Anggota Dewan memiliki dana aspirasi Rp 1 milyar. Kondisi itu sangat kontra produktif dengan Anggota DPRD Kota Mataram, dan mungkin Dewan daerah lain yang tidak memiliki pos anggaran dana aspirasi.
” Jangankan dana Rp 1 milyar, dana satu rupiah pun tidak ada dialokasikan sebagai dana aspirasi wakil rakyat Kota Mataram. ” ungkap Ketua DPRD Kota Mataram, HM. Zaini pada wartawan di kantornya Senin (14/2).
Zaini pun mempertanyakan, dana aspirasi itu akan digunakan untuk keperluan apa saja. Apakah akan digunakan untuk membiayai program di daerah pemilihan masing-masing Anggota Dewan? Ataukah, penggunaan dana itu melalui proposal atau pembagian langsung ke masyarakatnya atau konstituen. Kalau memang untuk program pembangunan, maka Anggota DPRD NTB dari kota ini harus berkoordinasi dengan DPRD Kota Mataram. Kendati sebenarnya Anggota Dewan NTB itu, juga merupakan warga Kota Mataram.
” Karena, yang lebih mengetahui kondisi ril dilapangan adalah anggota Legislatif kota ini. Jumlah Anggota DPRD NTB dari Kota Mataram sebanyak lima orang. Dengan demikian, ada dana aspirasi senilai Rp 5 milyar yang mungkin bisa digunakan untuk pembangunan kota ini. ” katanya.
Politisi Partai Demokrat kota ini mengutarakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi DPRD Propinsi NTB untuk jemput bola dana aspirasi. Zaini merasa khawatir, kalau dana sebesar itu disalah-gunakan dan tidak tepat sasaran. Kedepan, DPRD Kota Mataram juga akan berupaya mencarikan aturan yang membolehkan dialokasikan dana aspirasi bagi Anggota. Sehingga, nanti Anggota DPRD Kota Mataram dapat menganggarkan dana aspirasi dalam APBD. (ady)

Comments
Post new comment